Mantan penyerang Chelsea dan Newcastle United, Demba Ba, telah ditunjuk sebagai direktur olahraga Le Havre. Pemain berusia 41 tahun ini menggantikan Mathieu Bodmer dan bergabung setelah menorehkan prestasi mengesankan dalam peran serupa di Dunkerque. Klub Prancis tersebut berharap pengalamannya di dalam dan di luar lapangan dapat membantu memperkuat proyek jangka panjang klub di Ligue 1.
Le Havre membawa Ba kembali ke tempat asalnya
Le Havre telah mengonfirmasi penunjukan mantan penyerang Chelsea, Newcastle United, dan West Ham, Ba, sebagai direktur olahraga baru mereka. Pria berusia 41 tahun ini menggantikan Bodmer dan akan mengawasi operasional olahraga klub di Stade Oceane. Langkah ini menandai kembalinya Ba ke lingkungan yang sudah dikenalnya, di mana ia menghabiskan masa kecil dan remaja di Le Havre sebelum memantapkan dirinya sebagai salah satu tokoh paling terkenal di dunia sepak bola Afrika.
Penunjukan ini secara resmi diumumkan pada hari Jumat setelah spekulasi yang berlangsung selama berminggu-minggu. Ba pensiun sebagai pemain pada tahun 2021 dan dengan cepat beralih ke bidang administrasi sepak bola. Kini, ia memegang salah satu peran terpenting di klub yang berupaya memperkuat posisinya di Ligue 1.
Le Havre menyambut kembalinya Ba
Le Havre menyoroti hubungan Ba dengan kota tersebut dalam pengumuman mereka, menyambut kembalinya ia ke klub dan wilayah tempat ia dibesarkan.
“Ini seperti pulang ke kampung halaman: Demba Ba menghabiskan masa kecil dan remajanya di Le Havre, dan kini kembali untuk menetap di Kota Laut!” demikian bunyi pernyataan resmi klub.
“Dengan pengalaman ini dan semangat sebagai pembangun, Demba Ba kini telah bergabung dengan Le Havre AC. Ia akan terus mengembangkan klub ini dan membantunya mengukuhkan posisinya di Ligue 1! Selamat datang, Demba!”
Keberhasilan di Dunkerque memberinya kesempatan
Ba bergabung setelah menjalani masa jabatan yang sukses sebagai eksekutif olahraga di Dunkerque, Ligue 2. Kinerjanya di sana menuai pujian atas kebijakan perekrutan dan manajemen skuad, yang membantu membangun reputasinya di luar lapangan.
Sementara itu, karier bermain Ba mencakup masa-masa di Inggris dan Turki, yang memberinya pengalaman di berbagai lingkungan sepak bola. Le Havre berharap latar belakang tersebut dapat membantu menarik talenta dan mendukung ambisi klub di Ligue 1.
