Kiper Spanyol, Unai Simon, telah memperingatkan timnya mengenai ancaman yang terus ada dari Cristiano Ronaldo menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia melawan Portugal. Meskipun mengakui bahwa striker veteran tersebut tidak lagi berada di puncak kebugarannya, Simon yakin naluri mencetak golnya tetap tak tertandingi dan menampik spekulasi bahwa ini mungkin menjadi Piala Dunia terakhir bagi Ronaldo.
Simon memperingatkan Spanyol mengenai kualitas Ronaldo yang tak lekang oleh waktu
Simon menepis spekulasi bahwa Ronaldo sedang memasuki babak akhir karier internasionalnya menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia melawan Portugal di Dallas. Kiper Spanyol itu mengakui bahwa CR7 tidak lagi menjadi penyerang yang eksplosif seperti enam atau tujuh tahun lalu, namun menegaskan bahwa pemenang Ballon d’Or lima kali itu tetap menjadi salah satu penuntas peluang paling berbahaya di kotak penalti dalam dunia sepak bola. Prioritas Spanyol, katanya, adalah menjauhkan kapten Portugal itu dari posisi-posisi yang berpotensi mencetak gol.
Simon menjelaskan mengapa Ronaldo tetap begitu berbahaya
Menjelang laga sistem gugur tersebut, Simon menganalisis tantangan menghadapi Ronaldo, dengan menyoroti efisiensi luar biasa sang penyerang di dalam kotak penalti meskipun usianya sudah tidak muda lagi.
“Cristiano yang kita hadapi di Piala Dunia ini tidak sama dengan enam atau tujuh tahun lalu, saat dia berada di puncak performanya,” kata Simon, seperti dikutip O Jogo. “Tapi kita harus berusaha menjauhkannya sejauh mungkin dari kotak penalti. Di final Nations League, dia mendapat bola di dalam kotak penalti dan mencetak gol. Dia memiliki kemampuan mencetak gol yang kita semua ingin miliki di tim kita.
“Keunggulan Cristiano adalah, di dalam kotak penalti, dia bisa berbalik arah untuk mencetak gol, mencari umpan terobosan, menciptakan ruang… Dia memiliki pengalaman yang luar biasa serta rekan setim yang sudah lama bermain bersamanya dan memahami segalanya dengan sempurna. Jika dia masuk ke dalam kotak penalti, dia sangat menentukan. Dia membaca situasi-situasi ini dengan sangat baik dan kita harus siap menghadapi segala kemungkinan.”
Belum bab terakhir bagi CR7
Dengan usia Ronaldo yang kini 41 tahun, banyak penggemar dan pakar menggambarkan turnamen ini sebagai “tarian terakhir”nya di panggung dunia. Namun, Simon tidak yakin bahwa mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu siap untuk mundur dari kancah internasional, terlepas dari hasil pertandingan sistem gugur yang akan datang. Ia berpendapat bahwa fokus seharusnya tetap tertuju pada lapangan, bukan pada narasi seputar pensiunnya Ronaldo.
“Saya tidak berpikir ini adalah penampilan terakhir Cristiano,” kata Simon. “Setiap pertandingan itu berbeda. Yang penting adalah fokus pada pertandingan itu sendiri, bukan pada apa yang dibicarakan media di sekitarnya.”
