Bek Inggris Jarell Quansah dijatuhi sanksi skorsing dua pertandingan, setelah menerima kartu merah saat timnas negaranya mengalahkan Meksiko dengan skor 3-2 di babak 16 besar Piala Dunia.

Timnas Inggris yang dipimpin pelatih Thomas Tuchel sedang bersiap menghadapi Norwegia pada Minggu mendatang di perempat final Piala Dunia.

Situs The Athletic mempublikasikan pernyataan FIFA yang menegaskan bahwa Kwansa tidak hanya akan absen dalam laga melawan Norwegia, tetapi juga akan absen dalam pertandingan semifinal, jika timnas Inggris lolos.

Dalam pernyataan FIFA disebutkan, “Hukuman skorsing ini akan diberlakukan pada pertandingan atau pertandingan-pertandingan berikutnya yang akan dilakoni timnas Inggris di Piala Dunia 2026, sesuai dengan Pasal 69 Peraturan Disiplin FIFA.”

Peraturan Piala Dunia 2026 tidak mencantumkan mekanisme apa pun yang memungkinkan tim mengajukan banding terhadap kartu merah, namun Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah mempertimbangkan opsi-opsi yang tersedia terkait hukuman tersebut. Selain itu, FA tidak memiliki hak untuk mengajukan banding atas hukuman skorsing dua pertandingan, karena hukuman tersebut dikeluarkan oleh Komite Disiplin Independen FIFA.

Sumber-sumber yang mengetahui jalannya proses tersebut mengungkapkan kepada situs The Athletic bahwa Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) terlibat aktif dalam pembahasan kasus ini, menegaskan keyakinannya bahwa protokol Video Assistant Referee (VAR) tidak diterapkan dengan benar.

Sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) berusaha menjadikan penayangan gambar diam kepada wasit terlebih dahulu sebelum menggunakan tayangan ulang video sebagai faktor yang meringankan hukuman, karena peraturan permainan mensyaratkan agar cuplikan video ditayangkan dengan kecepatan normal terlebih dahulu, sedangkan gambar diam hanya digunakan untuk menentukan titik kontak.

Meskipun demikian, Asosiasi Sepak Bola Inggris pada akhirnya memperkirakan akan dijatuhi sanksi skorsing dua pertandingan sesuai dengan Peraturan Disiplin Umum FIFA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *