Keraguan terhadap Rodri perlahan mulai menghilang. Hanya dalam sekitar satu jam penampilan sebagai starter, gelandang asal Spanyol itu sudah menunjukkan alasan mengapa Barcelona begitu serius mendatangkannya.
Dalam kemenangan telak 5-0 Barcelona atas Valencia di Mestalla, Rodri memang tidak mencetak gol maupun assist. Namun kontribusinya di lini tengah justru menjadi salah satu bagian penting dari dominasi Barcelona sepanjang pertandingan.
Penampilannya bahkan membuat media Spanyol menggambarkan Rodri seolah-olah sudah bertahun-tahun mengenakan seragam Barcelona. Adaptasinya terlihat begitu natural, terutama karena gaya bermainnya yang sangat cocok dengan filosofi penguasaan bola tim Catalan.
Lebih menarik lagi, Rodri belum menganggap dirinya berada dalam kondisi terbaik.
“Saya masih membutuhkan lebih banyak menit untuk berada dalam kondisi yang baik secara fisik,” ujar Rodri setelah pertandingan.
Jika performa seperti di Mestalla baru merupakan tahap awal, Barcelona tentu memiliki alasan besar untuk optimistis.
Debut starter yang langsung meyakinkan
Rodri sebelumnya sudah mendapatkan menit bermain dalam beberapa pertandingan awal musim. Namun laga melawan Valencia menjadi kesempatan pertamanya tampil sebagai starter untuk Barcelona.
Hansi Flick menempatkannya di lini tengah bersama Pedri dan Fermín López. Keputusan tersebut langsung memberikan gambaran mengenai bagaimana Barcelona ingin memanfaatkan kemampuan Rodri.
Hasilnya sangat positif.
Barcelona mendominasi permainan dan akhirnya menang 5-0, dengan Lamine Yamal mencetak dua gol, sementara Fermín López, Raphinha, dan Pedri masing-masing menyumbangkan satu gol.
Namun di balik pesta gol tersebut, Rodri memberikan sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam statistik sederhana: kontrol.
Ia menjadi pemain yang membantu Barcelona menjaga sirkulasi bola sekaligus memberikan perlindungan kepada lini belakang.
81 dari 83 umpan berhasil
Salah satu statistik paling mencolok dari penampilan Rodri adalah akurasi umpannya.
Dalam pertandingan tersebut, Rodri menyelesaikan 81 dari 83 percobaan umpan, atau sekitar 98 persen. Bahkan ketika bermain di area lawan, ia mampu menyelesaikan 54 dari 55 umpannya.
Angka tersebut menggambarkan betapa jarangnya Rodri kehilangan bola.
Ia tidak bermain dengan terburu-buru. Setiap kali menerima bola, Rodri tampak mampu membaca tekanan lawan dan menentukan pilihan berikutnya dengan tenang.
Kemampuan tersebut sangat penting bagi Barcelona karena permainan Flick membutuhkan gelandang yang mampu menjaga ritme sekaligus memastikan penguasaan bola tidak mudah terputus.
Rodri menjalankan peran tersebut dengan sangat baik.
Rodri membuat Pedri bisa bermain lebih bebas
Salah satu pertanyaan terbesar sebelum pertandingan adalah bagaimana hubungan Rodri dan Pedri di lini tengah.
Ada kekhawatiran bahwa kedua pemain memiliki karakteristik yang terlalu mirip atau justru akan saling mengurangi pengaruh.
Namun yang terjadi di Mestalla justru sebaliknya.
Kehadiran Rodri memberikan rasa aman di belakang Pedri. Dengan adanya gelandang yang mampu mengontrol area tengah dan menjaga sirkulasi bola, Pedri bisa bergerak lebih maju untuk memberikan pengaruh di area yang lebih berbahaya.
Pedri sendiri mengakui bahwa bermain bersama Rodri terasa nyaman. Ia menilai Rodri jarang kehilangan bola dan juga memberikan kontribusi besar ketika Barcelona harus bertahan.
Kombinasi tersebut berpotensi menjadi salah satu senjata utama Barcelona musim ini.
Bukan hanya soal penguasaan bola
Keunggulan Rodri tidak berhenti ketika Barcelona menguasai bola.
Gelandang berusia 30 tahun itu juga memberikan kontribusi defensif yang cukup penting.
Rodri mencatatkan enam kali recovery dalam pertandingan melawan Valencia. Ia juga tidak membiarkan lawan dengan mudah melewati dirinya melalui duel satu lawan satu.
Inilah salah satu alasan mengapa keberadaannya bisa memberikan perubahan besar terhadap keseimbangan Barcelona.
Ketika Pedri, Fermín, Lamine Yamal, dan pemain ofensif lainnya bergerak maju, Rodri dapat menjadi pengaman di belakang mereka.
Dengan kata lain, Barcelona bukan hanya mendapatkan seorang pengumpan berkualitas, tetapi juga gelandang yang mampu menjaga struktur tim.
Hampir mencetak gol pertamanya
Rodri sebenarnya nyaris ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Pada babak kedua, sundulannya berhasil melewati penjagaan pemain Valencia, tetapi bola justru membentur mistar gawang.
Momen tersebut menunjukkan bahwa kontribusi Rodri bisa berkembang lebih jauh seiring meningkatnya kebugaran dan menit bermainnya.
Ia tidak perlu mencetak gol untuk memberikan pengaruh besar, tetapi kemampuan datang dari lini kedua tentu bisa menjadi tambahan berharga bagi Barcelona.
Keraguan soal kondisi fisik mulai terjawab
Salah satu tanda tanya terbesar sebelum Rodri bergabung dengan Barcelona adalah kondisi fisiknya.
Pemain tersebut baru kembali secara bertahap setelah periode panjang yang membuatnya harus menjaga kondisi dan ritme pertandingan.
Karena itu, Flick tidak langsung memaksanya bermain penuh.
Dalam pertandingan sebelumnya, Rodri mendapatkan menit bermain terbatas. Ia bermain sekitar 28 menit melawan Athletic Club dan 27 menit ketika menghadapi Rayo Vallecano sebelum akhirnya dipercaya menjadi starter di Mestalla.
Melawan Valencia, ia bermain sekitar satu jam sebelum digantikan Marc Bernal.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa Barcelona masih membangun kondisi fisiknya secara bertahap.
Namun dari sisi kualitas permainan, tanda-tandanya sudah sangat positif.
Barcelona menemukan fondasi baru di lini tengah
Barcelona kini memiliki kombinasi lini tengah yang sangat menarik.
Rodri memberikan kontrol dan perlindungan. Pedri menghadirkan kreativitas serta kemampuan membawa permainan ke depan. Sementara Fermín menawarkan agresivitas dan pergerakan tanpa bola.
Ketiganya memiliki karakter berbeda tetapi dapat saling melengkapi.
Hal tersebut terlihat dari bagaimana Barcelona mengontrol pertandingan di Mestalla.
Valencia hanya mampu menguasai sekitar 27 persen penguasaan bola, sedangkan Barcelona mencapai 73 persen. Barcelona juga mencatatkan 25 tembakan dengan 10 di antaranya tepat sasaran.
Pertandingan tersebut akhirnya menjadi salah satu penampilan paling dominan Barcelona pada awal musim.
Tantangan berikutnya jauh lebih berat
Mestalla memberikan awal yang sangat menjanjikan bagi Rodri. Namun ujian sebenarnya segera datang.
Barcelona akan menjalani pertandingan Liga Champions melawan Feyenoord pada 9 September. UEFA mencatat pertandingan tersebut sebagai laga pertama Barcelona di fase liga Liga Champions 2026/27.
Level lawan tentu berbeda dengan Valencia.
Di kompetisi Eropa, Barcelona akan menghadapi tekanan lebih tinggi dan permainan dengan intensitas yang berbeda. Di situlah kemampuan Rodri dalam mengontrol pertandingan akan benar-benar diuji.
Jika ia mampu mempertahankan performa seperti di Mestalla, Barcelona bisa memiliki senjata baru yang sangat penting untuk menghadapi pertandingan besar.
60 menit yang mengubah persepsi
Rodri belum berada pada kondisi terbaiknya.
Justru itu yang membuat penampilannya di Mestalla semakin menarik.
Dalam waktu sekitar 60 menit, ia sudah menunjukkan kualitas dalam distribusi bola, kontrol permainan, pertahanan, hingga kemampuannya membuat pemain di sekitarnya tampil lebih nyaman.
81 umpan sukses dari 83 percobaan hanyalah angka. Dampak sebenarnya jauh lebih besar dari statistik tersebut.
Rodri membuat permainan Barcelona terasa lebih tenang.
Ia memberikan Barcelona seorang gelandang yang mampu menjadi titik awal serangan sekaligus menjadi pelindung ketika tim kehilangan bola.
Karena itu, perdebatan mengenai apakah Barcelona benar-benar membutuhkan Rodri mulai mendapatkan jawabannya.
Dan jika 60 menit pertamanya sebagai starter adalah gambaran dari apa yang akan datang, para pendukung Barcelona punya alasan untuk sangat optimistis.
Rodri mungkin baru beberapa pekan mengenakan seragam Barcelona.
Namun di Mestalla, ia bermain seperti seseorang yang sudah memahami tim tersebut selama bertahun-tahun.
