Thomas Tuchel mengalami momen panik singkat pada Minggu malam setelah kemenangan spektakuler Inggris 3-2 atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia, seperti terlihat dalam video yang dibagikan Federasi Sepak Bola Inggris di media sosial. John Stones dan Declan Rice memutuskan untuk mengerjai sang pelatih dengan berpura-pura cedera, dan ketakutan itu pun segera berubah menjadi tawa.

Inggris lolos ke perempat final Piala Dunia setelah pertandingan yang menegangkan di Stadion Azteca yang legendaris. Namun, euforia tersebut sedikit terhalangi oleh cedera yang dialami Jordan Henderson, yang mengalami cedera lengan dan diperkirakan harus absen hingga akhir turnamen.

Sementara Henderson mendapatkan perawatan medis, anggota tim lainnya kembali ke ruang ganti untuk merayakan kemenangan. Di sana, Rice memutuskan untuk mengerjai Tuchel, yang tanpa curiga dipanggil untuk mendekati Stones.

“Pelatih, pelatih,” seru Rice, lalu Tuchel langsung menghampiri. Ketika Rice kemudian berkata, “Itu bahunya,” pelatih timnas Jerman itu langsung menutupi wajahnya dengan kedua tangan, mengira ada pemain penting lain yang absen.

Rasa lega pun muncul beberapa detik kemudian. Stones, yang awalnya berpura-pura mengalami masalah pada bahunya, tiba-tiba mulai menggerakkan bahu yang sama secara ritmis mengikuti irama musik. Yang menarik, saat itu sedang diputar lagu asal Belanda: “Talk To You” dari grup DJ ANOTR. Seluruh skuad pun tertawa terbahak-bahak, dan Tuchel pun akhirnya menghargai lelucon tersebut sambil berjalan menghampiri Stones dengan senyum lebar.

Stones tampil gemilang saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Meksiko dan memainkan peran penting dalam mempertahankan keunggulan, setelah Inggris harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain. Bek Manchester City itu menekankan setelah pertandingan bahwa ia siap untuk memainkan peran yang lebih besar jika Tuchel memintanya.

“Kami semua memiliki tujuan yang sama: mencapai final dan kemudian melihat ke mana itu akan membawa kami,” kata Stones. “Saya merasa luar biasa dan menikmati membantu tim serta tampil seperti yang saya lakukan saat melawan Meksiko. Sebenarnya, sejak awal tahun ini saya sudah siap untuk bermain penuh dalam pertandingan. Saya merasa frustrasi jika tidak bermain. Saya ingin bermain.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *