Apa yang dia katakan?

Pelatih kepala tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, menyampaikan pesan peringatan yang tegas kepada wasit asal Slovenia, Slavko Vinčić, yang dipilih oleh FIFA untuk memimpin pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina yang dijadwalkan pada Minggu malam, seraya meminta agar ia tidak mentolerir pelanggaran apa pun yang melampaui batas-batas aturan permainan.

Pernyataan pelatih veteran Spanyol tersebut disampaikan dalam wawancara dengan surat kabar “Sport” dari Katalonia, di mana ia ditanya mengenai tuduhan yang ditujukan kepada para pemain timnas Argentina atas tindakan kekerasan yang dilakukan tanpa menerima sanksi yang sesuai selama perjalanan mereka di turnamen ini, suatu situasi yang mirip dengan yang dihadapi Spanyol sendiri dalam pertandingan terakhirnya di babak penyisihan grup melawan Uruguay.

De la Fuente berkata dengan nada tegas: “Ada banyak hal yang bisa dikatakan mengenai wasit, tetapi yang terpenting adalah wasit tidak boleh bersikap lunak sama sekali, dan tidak boleh membiarkan adanya pelanggaran terhadap batas-batas hukum yang ditetapkan dalam peraturan permainan.”

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan dalam pernyataan yang cermat yang mencerminkan kekhawatirannya terhadap sifat pertandingan yang akan datang: “Saya memiliki kepercayaan buta sepenuhnya terhadap para wasit dan integritas mereka, tetapi pada saat yang sama, saya juga memiliki kepercayaan buta terhadap pemahaman mendalam kami terhadap aturan permainan, serta cara kami merencanakan pertandingan penentu ini. Kami merasa tidak nyaman dengan beberapa skenario yang mungkin keluar dari konteks sepak bola yang wajar, dan kami sangat membutuhkan suasana yang sesuai untuk memainkan sepak bola sebagaimana mestinya.”

De la Fuente melanjutkan dengan menjelaskan filosofinya dalam menghadapi pertandingan: “Kami sepenuhnya berpegang pada ide-ide taktis dan prinsip-prinsip permainan kami, dan sama sekali tidak ingin terjebak dalam lingkaran provokasi atau perselisihan sampingan yang mungkin mengalihkan fokus utama kami.”

Pelatih asal Spanyol itu kemudian menambahkan dengan nada diplomatis: “Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa tim nasional Argentina akan sengaja memprovokasi kami atau membuat kami keluar dari ritme permainan kami; mereka pasti akan memainkan sepak bola yang indah dan terorganisir, tetapi yang terpenting bagi kami adalah fokus hanya pada diri kami sendiri, dan berupaya menerapkan gaya permainan serta identitas sepak bola kami sendiri dalam pertandingan ini, karena jika kami menyimpang dari ide-ide dasar dan strategi yang telah kami rencanakan sebelumnya, kami pasti akan kesulitan dan harus membayar harga yang mahal.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *