Persiapan pramusim Barcelona kembali menemui hambatan besar setelah klub secara resmi membatalkan laga persahabatan terjadwal melawan IR Tangier. Keputusan itu diambil ketika raksasa Catalan tersebut terus menjalani jadwal musim panas yang rumit menjelang upaya mempertahankan gelar La Liga.
Kekhawatiran keamanan memaksa Maroko membatalkan
Barcelona secara resmi mengumumkan di situs web mereka pembatalan perjalanan pramusim ke Maroko menyusul krisis migrasi parah di Ceuta. Juara Spanyol itu sedianya menghadapi IR Tangier pada 15 Agustus, tetapi para petinggi klub menilai situasi sosial dan politik yang kian memburuk di wilayah tersebut membuat mereka tidak punya pilihan selain membatalkan laga itu.
Langkah ini diambil di tengah laporan tentang puluhan ribu orang yang berusaha melintasi perbatasan Maroko menuju Ceuta. Berbicara di hadapan Parlemen Eropa, pemimpin Ceuta Juan Jesus Vivas menyatakan bahwa antara 3.000 dan 5.000 migran masih berada di enklave tersebut, seraya mengungkapkan “duka yang mendalam” atas “tragedi yang tak dapat diperbaiki” yang telah merenggut 100 nyawa dalam penyeberangan laut.
Frustrasi yang kian besar atas jadwal pertandingan
Pembatalan terbaru ini menjadi pukulan besar bagi upaya Hansi Flick membangun ritme di dalam skuadnya. Perjalanan ke Maroko itu dimaksudkan sebagai ujian bergengsi bagi para pemain senior, tetapi kini itu menjadi laga besar kedua yang dicoret dari agenda musim panas mereka.
Sementara itu, Barcelona terus melanjutkan persiapan pramusim untuk kampanye mendatang. Juara Spanyol itu memulai agenda musim panas mereka dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas CE Europa, sebelum bermain imbang 2-2 melawan Birmingham City dalam laga terakhir mereka, ketika pada akhirnya kalah dalam adu penalti.
Gangguan berulang terhadap rencana musim panas
Batalnya laga melawan klub Maroko itu terjadi setelah rencana sebelumnya untuk menghadapi Preston North End juga terganggu. Barcelona awalnya dijadwalkan menghadapi klub Championship Inggris tersebut secara tertutup pada 3 Agustus dalam pemusatan latihan di Britania Raya. Namun, pertandingan itu juga dibatalkan, sehingga raksasa Spanyol itu tidak memiliki lawan kompetitif pada pekan latihan yang krusial.
Menurut laporan, laga melawan Preston batal terlaksana karena klub Inggris itu tidak memiliki cukup pemain tim utama yang tersedia. Preston dilaporkan memberi tahu Barcelona bahwa mereka tidak ingin mengambil risiko dengan kedalaman skuad yang terbatas. Untuk mengompensasi hilangnya pertandingan tersebut, Barca terpaksa menggelar pertandingan internal antara dua tim dari skuad mereka sendiri.
Hitung mundur menuju laga pembuka La Liga
Terlepas dari kemunduran ini, jadwal pramusim Barcelona masih menampilkan Trofi Joan Gamper, di mana mereka dijadwalkan menghadapi raksasa Mesir Al Ahly pada 19 Agustus. Fokus utama tim tetap tertuju pada 23 Agustus, ketika mereka memulai upaya mempertahankan gelar La Liga dengan laga tandang yang menantang ke markas Elche, sehingga staf pelatih harus memutuskan apakah akan menambah satu laga pemanasan lagi atau mengandalkan latihan intensif di Ciutat Esportiva.
