Tottenham tampaknya akan melakukan pertukaran kiper yang mengejutkan dengan Napoli, dengan laporan dari Italia yang mengisyaratkan adanya potensi kesepakatan yang melibatkan Guglielmo Vicario dan Vanja Milinkovic-Savic, seiring kedua klub tersebut mengevaluasi kembali opsi-opsi mereka di posisi penjaga gawang pada musim panas ini.
Kedatangan Allegri memicu perombakan di Napoli
Situasi di Stadio Diego Armando Maradona berubah dengan cepat menyusul kepergian Antonio Conte dan penunjukan Massimiliano Allegri sebagai penggantinya. Manajer baru tersebut sudah mulai mengevaluasi opsi-opsinya di posisi penjaga gawang, sebuah keputusan yang berpotensi berdampak signifikan terhadap susunan pemain klub saat ini. Di bawah kepemimpinan Allegri, hierarki di posisi penjaga gawang diperkirakan akan mengalami penyesuaian taktis, dengan Alex Meret berpotensi kembali ke peran utama dalam susunan pemain inti.
Perubahan filosofi ini langsung membuat masa depan Vanja Milinkovic-Savic menjadi tidak pasti. Pemain internasional Serbia ini, yang didatangkan hanya setahun yang lalu dengan biaya sekitar €22 juta, kini tampaknya berada di pinggiran rencana klub.
Vicario menjadi incaran utama Partenopei
Menurut Rai, sebuah kemungkinan baru yang menarik telah muncul dalam bentuk kesepakatan pertukaran langsung antara Napoli dan Tottenham. Klub asal Italia tersebut sangat berminat untuk mendapatkan jasa Vicario, yang sudah cukup lama dikaitkan dengan kemungkinan hengkang dari London Utara, dengan kelayakan transaksi ini diperkirakan akan semakin jelas dalam beberapa hari ke depan seiring berlanjutnya pembicaraan antara kedua klub.
Jika kesepakatan tersebut terwujud, Milinkovic-Savic akan berangkat ke London untuk bermain di bawah asuhan Roberto De Zerbi, sementara Vicario akan melakukan perjalanan sebaliknya ke Napoli untuk bergabung dengan proyek pembangunan kembali tim yang dipimpin Allegri – sebuah pertukaran yang akan menyelesaikan dua dilema penjaga gawang yang berbeda sekaligus.
Statistik Vicario di Tottenham
Vicario telah tampil dalam 117 pertandingan untuk Tottenham di semua kompetisi sejak bergabung dengan klub tersebut, mencatatkan 29 clean sheet selama periode itu sekaligus kebobolan 170 gol. Kiper asal Italia ini telah membuktikan dirinya sebagai sosok kunci di klub tersebut, dengan berperan penting dalam kemenangan Spurs di Liga Europa tahun lalu, meskipun spekulasi mengenai masa depannya dalam jangka panjang di London Utara terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Musim panas yang diwarnai investasi besar-besaran di Spurs
Tottenham nyaris terhindar dari degradasi musim lalu, berhasil lolos dari pertarungan sengit melawan zona degradasi sebelum finis di peringkat ke-17 Liga Premier untuk musim kedua berturut-turut—serangkaian hasil yang pada akhirnya membuka jalan bagi proses perombakan ambisius yang kini mulai terbentuk di bawah asuhan De Zerbi. Sejak saat itu, klub ini menjadi salah satu yang paling aktif di bursa transfer Liga Premier, bergerak cepat untuk memperkuat skuad di seluruh lini lapangan sambil berupaya mengejar ketertinggalan dari tim-tim papan atas liga.
Spurs telah mendatangkan Jan Paul van Hecke dari Brighton, bersama dengan transfer gratis untuk Marcos Senesi dari Bournemouth dan Andy Robertson dari Liverpool, sementara kiper Martin Dubravka datang dari Burnley untuk menjadi pesaing bagi Antonin Kinsky. Proses perombakan berlanjut di lini tengah, dengan Mateus Fernandes yang didatangkan dari West Ham seharga £85 juta, sebelum angka tersebut sepenuhnya dilampaui oleh rekor klub sebesar £100 juta untuk mendatangkan Sandro Tonali dari Newcastle United, yang menegaskan besarnya ambisi De Zerbi untuk musim mendatang.
