Marco Materazzi kembali melontarkan sindiran tajam kepada mantan rekan setim sekaligus rival lamanya, Zlatan Ibrahimovic, dengan secara sarkastis menjulukinya sebagai “Interista terhebat dalam sejarah” di tengah ketidakstabilan yang masih melanda AC Milan. Bek mantan Inter itu juga kembali menyinggung kepergian Ibrahimovic dari Giuseppe Meazza pada tahun 2009, dan mengaitkannya dengan musim bersejarah Nerazzurri yang berhasil meraih treble.
Ibrahimovic menjadi sasaran ejekan terbaru dari Materazzi
Persaingan yang telah berlangsung lama antara Materazzi dan Ibrahimovic kembali mencuat, kali ini di luar lapangan. Dalam wawancara di podcast La Tripletta, mantan bek Inter itu mengejek pengaruh Ibrahimovic saat ini di Milan, di mana pemain asal Swedia itu menjabat sebagai penasihat senior untuk RedBird.
‘Yang Terbaik dalam Sejarah Inter’
Materazzi mengarahkan komentarnya pada kesulitan organisasi yang saat ini dihadapi Milan serta kritik yang mengemuka seputar kepemimpinan klub tersebut. Merujuk pada peran Ibrahimovic dalam hierarki Rossoneri, mantan pemain timnas Italia itu dengan nada sarkastis menyiratkan bahwa rival lamanya itu justru lebih banyak membantu Inter daripada Milan.
Materazzi bercanda: “Bagi saya, itu hanya masalah di lapangan. Bagi dia, saya tidak tahu, tapi saya tidak bisa mengatakan apa-apa kepadanya karena dengan apa yang dia lakukan, dia adalah pemain Inter terhebat dalam sejarah.”
Materazzi mengenang kembali era Inter saat meraih treble
Mantan bek tersebut juga mengenang kepergian Ibrahimovic dari Inter pada tahun 2009, saat sang penyerang bergabung dengan Barcelona dalam kesepakatan yang membawa Samuel Eto’o ke Giuseppe Meazza. Nerazzurri menuntaskan musim bersejarah dengan meraih Treble di bawah asuhan Jose Mourinho.
Menyikapi transfer tersebut, Materazzi berkata: “Saya akan selalu berterima kasih kepada Ibrahimovic karena telah pindah ke Barcelona dan membawa Eto’o kepada kami.”
