Karim Benzema ternyata sempat memiliki keinginan untuk menutup perjalanan kariernya dengan cara yang sangat emosional: kembali ke Olympique Lyonnais, klub yang membesarkan namanya.
Bahkan, pemain yang kini berusia 38 tahun itu disebut siap menerima keputusan yang sangat jarang terjadi di sepak bola modern. Benzema dikabarkan bersedia bermain untuk Lyon tanpa menerima gaji, semata-mata karena kecintaannya terhadap klub dan kota kelahirannya.
Namun, rencana tersebut kini hampir dipastikan tidak akan terwujud.
Bukan karena Lyon tidak menginginkannya. Bukan pula karena masalah biaya transfer.
Hambatan terbesar justru berasal dari komitmen Benzema sebagai duta Saudi Pro League yang masih berlaku hingga 2030. Kontrak tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa sang striker tidak bisa begitu saja kembali bermain di Prancis.
Benzema Sudah Tidak Terikat Kontrak dengan Al-Hilal
Situasi Benzema berubah drastis dalam beberapa hari terakhir.
Pada akhir Agustus 2026, Al-Hilal mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Benzema untuk mengakhiri kontrak lebih cepat.
Padahal, Benzema baru bergabung dengan klub Riyadh tersebut pada Februari dan sebelumnya memiliki kontrak hingga Juni 2027. Masa kebersamaan mereka akhirnya hanya berlangsung sekitar enam bulan.
Selama memperkuat Al-Hilal, Benzema tetap menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang kelas dunia.
Ia mencetak sembilan gol dalam 13 penampilan pada paruh kedua musim 2025/26 dan turut membantu klub memenangkan Piala Raja Arab Saudi.
Setelah kontraknya diputus, Benzema otomatis menjadi pemain tanpa klub.
Situasi tersebut sempat membuka berbagai kemungkinan.
MLS disebut sebagai salah satu tujuan potensial. Ada pula kemungkinan Benzema tetap bermain di Arab Saudi. Bahkan opsi pensiun mulai muncul karena usianya sudah mendekati 39 tahun.
Namun ternyata ada satu pilihan yang jauh lebih emosional bagi sang pemain.
Benzema Ingin Menutup Karier di Lyon
Benzema merupakan produk akademi Lyon.
Ia menembus tim utama klub tersebut pada 2005 dan berkembang menjadi salah satu penyerang muda paling menjanjikan di Prancis.
Pada 2009, Real Madrid datang dan membawanya ke Spanyol.
Sisanya menjadi sejarah.
Selama 14 tahun di Madrid, Benzema berubah dari pemain pendamping Cristiano Ronaldo menjadi pusat lini serang Los Blancos. Ia kemudian memenangkan lima Liga Champions, empat gelar LaLiga dan Ballon d’Or 2022.
Karena itu, kembali ke Lyon sebelum pensiun sebenarnya akan menjadi akhir cerita yang sempurna.
Menurut laporan yang berasal dari media Prancis, Benzema memang memiliki keinginan nyata untuk melakukan comeback tersebut. Bahkan, persoalan gaji bukan menjadi masalah baginya.
Ia disebut siap bermain tanpa menerima bayaran.
Artinya, Benzema tidak mengejar uang.
Ia hanya ingin kembali ke tempat semuanya bermula.
Lyon Juga Sempat Mempertimbangkan Kepulangannya
Yang membuat cerita ini semakin menarik adalah keinginan tersebut ternyata bukan hanya berasal dari Benzema.
Lyon juga disebut sempat mempertimbangkan kemungkinan membawa pulang mantan pemainnya.
Namun, secara finansial situasinya sangat sulit.
Lyon tidak memiliki kemampuan untuk memberikan paket finansial seperti yang pernah diterima Benzema selama bermain di Arab Saudi. Sang pemain sebelumnya mendapatkan bayaran lebih dari €20 juta per musim, sementara kondisi keuangan Lyon membuat transfer besar seperti itu hampir mustahil.
Tetapi Benzema dikabarkan bersedia mengabaikan faktor tersebut.
Jika hanya masalah gaji, peluang comeback sebenarnya masih terbuka.
Masalahnya ternyata jauh lebih rumit.
Kontrak Sebagai Duta Saudi Pro League Jadi Penghalang
Walaupun sudah tidak menjadi pemain Al-Hilal, Benzema masih memiliki hubungan profesional dengan sepak bola Arab Saudi.
Ia tercatat sebagai duta Saudi Pro League hingga 2030.
Komitmen tersebut menjadi masalah karena Benzema masih terikat kontrak di luar lapangan dengan kompetisi Arab Saudi.
Menurut laporan L’Équipe yang dikutip sejumlah media Prancis, status tersebut dapat menghalangi Benzema untuk menandatangani kontrak sebagai pemain profesional di negara lain.
Inilah bagian paling ironis dari cerita tersebut.
Benzema sudah bebas dari kontrak sebagai pemain Al-Hilal.
Tetapi ia belum sepenuhnya bebas dari ikatannya dengan sepak bola Arab Saudi.
Akibatnya, mimpi untuk kembali ke Lyon justru kandas karena kontrak yang tidak berkaitan langsung dengan aktivitasnya sebagai pemain.
Mimpi Besar yang Terbentur Kontrak
Bagi Benzema, kembali ke Lyon bukan sekadar transfer biasa.
Ia lahir di Lyon dan berkembang di akademi klub tersebut.
Di sanalah karier profesionalnya dimulai sebelum akhirnya pindah ke Real Madrid dan menjadi salah satu pemain terbaik generasinya.
Karena itu, kembali ke Lyon akan menjadi simbol bahwa perjalanan panjang tersebut telah kembali ke titik awal.
Bahkan, Benzema disebut tidak membutuhkan kontrak bernilai besar.
Ia bersedia bermain tanpa bayaran demi mewujudkan momen tersebut.
Namun, statusnya sebagai duta Saudi Pro League membuat rencana itu sangat sulit diwujudkan.
Benzema Pernah Ragu untuk Kembali
Menariknya, Benzema sebelumnya memang pernah berbicara mengenai kemungkinan kembali ke Lyon.
Dalam wawancara dengan L’Équipe pada akhir 2025, ia justru memberikan jawaban yang cukup hati-hati.
Benzema mengakui bahwa dirinya masih memiliki hubungan emosional dengan Lyon, tetapi merasa terkadang lebih baik meninggalkan kenangan indah tanpa mencoba mengulangnya.
Ia bahkan sempat mengatakan bahwa dirinya mungkin lebih cocok membantu Lyon dalam kapasitas lain daripada kembali sebagai pemain.
Namun, situasi berubah setelah petualangannya di Arab Saudi memasuki fase akhir.
Begitu Benzema benar-benar meninggalkan Al-Hilal, kemungkinan comeback tersebut kembali muncul.
Sayangnya, kali ini persoalan kontrak menjadi penghalang.
Karier Benzema di Arab Saudi Berakhir Lebih Cepat dari Rencana
Benzema pertama kali meninggalkan Real Madrid pada 2023 untuk bergabung dengan Al-Ittihad.
Ia kemudian menjalani periode yang penuh warna di Arab Saudi.
Bersama Al-Ittihad, Benzema berhasil menjadi bagian penting dari tim yang memenangkan gelar liga dan Piala Raja. Ia mencetak banyak gol dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di kompetisi tersebut.
Namun, hubungan Benzema dengan Al-Ittihad kemudian memburuk akibat persoalan kontrak.
Pada awal 2026, tawaran perpanjangan yang diterimanya bahkan disebut oleh pihak dekat sang pemain sebagai proposal yang membuatnya seolah-olah harus bermain tanpa bayaran di luar hak citra.
Benzema akhirnya meninggalkan klub tersebut dan pindah ke Al-Hilal.
Ironisnya, hanya enam bulan kemudian, perjalanan di Al-Hilal juga berakhir.
Masa Depan Benzema Kini Penuh Tanda Tanya
Setelah meninggalkan Al-Hilal, Benzema kini harus menentukan langkah terakhir dalam kariernya.
Beberapa opsi masih tersedia.
Ia dapat melanjutkan karier di Arab Saudi. Ada pula peluang bermain di MLS atau menerima tawaran dari klub lain.
Media Prancis juga melaporkan bahwa Benzema memiliki beberapa pilihan untuk melanjutkan kariernya.
Namun, usia menjadi faktor penting.
Benzema akan berusia 39 tahun pada Desember 2026.
Dengan segala pencapaian yang sudah diraihnya, keputusan untuk pensiun juga bukan sesuatu yang mengejutkan.
Tetapi sejumlah laporan menyebut Benzema pada awalnya belum berniat langsung mengakhiri karier profesionalnya.
Penutup Karier yang Seharusnya Sempurna
Sepak bola terkadang menghasilkan cerita yang ironis.
Benzema telah memenangkan hampir semua trofi penting yang bisa diraih seorang pemain.
Ia memenangkan Liga Champions, LaLiga, Ballon d’Or, gelar domestik di Arab Saudi, hingga berbagai penghargaan individu.
Tetapi satu hal yang mungkin sangat diinginkannya pada penghujung karier justru sulit diwujudkan.
Bukan trofi.
Bukan uang.
Bukan transfer besar.
Melainkan kembali ke Lyon untuk satu musim terakhir.
Benzema bahkan disebut siap bermain tanpa gaji demi mewujudkan impian tersebut.
Namun, kontraknya sebagai duta Saudi Pro League hingga 2030 menjadi penghalang yang sangat sulit dilewati.
Kini Benzema harus menentukan bagaimana cerita terakhir kariernya akan ditulis.
Apakah ia akan menerima tawaran dari klub lain?
Apakah ia akan tetap bermain di Arab Saudi?
Atau justru memilih pensiun dan mengakhiri karier luar biasa tersebut?
Yang jelas, mimpi pulang ke Lyon yang terlihat begitu indah ternyata harus berhadapan dengan sebuah kontrak yang bahkan tetap mengikat Benzema setelah ia meninggalkan lapangan.
