Lamine Yamal Ukir Sejarah Liga Champions, Barcelona Hancurkan Feyenoord 5-1

Lamine Yamal kembali mencuri perhatian di panggung Liga Champions. Bintang muda Barcelona tersebut mengukir sejarah ketika membantu Blaugrana menghancurkan Feyenoord dengan skor telak 5-1 pada matchday pertama League Phase Liga Champions 2026/27.

Bermain di Camp Nou, Barcelona langsung menunjukkan kualitas mereka sejak menit pertama. Raphinha membuka keunggulan hanya dalam hitungan menit, sebelum Karim Adeyemi dan Raphinha kembali memperlebar jarak.

Yamal kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua. Tidak berhenti sampai di sana, pemain berusia 19 tahun itu juga memberikan assist untuk gol Gabriel Jesus.

Penampilan tersebut membuat Yamal mencatat 23 kontribusi gol di Liga Champions sebelum berusia 20 tahun, sekaligus melewati torehan Kylian Mbappé pada periode usia yang sama.

Yamal Langsung Membuat Perbedaan

Barcelona hanya membutuhkan sekitar tiga menit untuk membuka keunggulan.

Yamal menjadi aktor penting di balik gol tersebut. Ia memberikan umpan kepada Raphinha yang kemudian melakukan penetrasi melewati pertahanan Feyenoord sebelum melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 1-0.

Assist tersebut sebenarnya sudah cukup untuk membawa Yamal melewati salah satu catatan penting Mbappé.

Sebelum pertandingan, Yamal tercatat memiliki 20 kontribusi gol di Liga Champions saat masih berstatus remaja, terdiri dari 11 gol dan 9 assist.

Assist kepada Raphinha membuat jumlah tersebut meningkat menjadi 21 dan menjadikannya pemain remaja dengan kontribusi gol terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.

Raphinha Menggila di Camp Nou

Setelah gol cepat tersebut, Barcelona tidak mengendurkan tekanan.

Raphinha kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Feyenoord. Kapten Barcelona itu mencetak gol keduanya pada menit ke-57 setelah menerima umpan akurat dari Pedri.

Sebelumnya, Barcelona juga sudah mendapatkan gol dari Karim Adeyemi pada menit ke-22.

Dengan demikian, Blaugrana memasuki fase akhir pertandingan dengan keunggulan yang sangat nyaman.

Feyenoord kesulitan mengimbangi intensitas Barcelona. Penguasaan bola, pergerakan antar pemain, serta tekanan tinggi yang diterapkan tuan rumah membuat tim asal Rotterdam tersebut lebih banyak bertahan.

Yamal Cetak Gol dari Tendangan Bebas

Jika satu assist belum cukup untuk malam bersejarah, Yamal kemudian mencetak golnya sendiri.

Pada menit ke-77, Barcelona mendapatkan situasi bola mati. Yamal mengambil tanggung jawab untuk mengeksekusi tendangan bebas.

Dengan teknik kaki kirinya, pemain nomor 10 Barcelona itu berhasil mengirim bola melewati pertahanan Feyenoord dan masuk ke gawang.

Skor berubah menjadi 4-0.

Gol tersebut membuat Yamal mencapai 22 kontribusi gol Liga Champions sebelum usia 20 tahun. Ia kini semakin dekat dengan catatan luar biasa yang sebelumnya menjadi milik Mbappé.

Assist Lagi, Rekor Yamal Makin Jauh

Feyenoord memang sempat mencetak gol hiburan melalui Sem Steijn pada menit ke-82.

Namun Barcelona tidak membiarkan pertandingan berakhir dengan keunggulan empat gol.

Tidak lama kemudian, Gabriel Jesus mencetak gol kelima Barcelona.

Yamal kembali terlibat langsung dalam proses tersebut dengan memberikan assist. Dengan tambahan satu assist, kontribusi golnya meningkat menjadi 23, terdiri dari 12 gol dan 11 assist di Liga Champions sebelum menginjak usia 20 tahun.

Catatan tersebut membuat malam Yamal semakin istimewa.

Melewati Rekor Mbappé

Rekor yang berhasil dilewati Yamal menjadi salah satu cerita terbesar dari kemenangan Barcelona.

Sebelumnya, Mbappé memegang catatan sebagai pemain dengan jumlah kontribusi gol terbanyak di Liga Champions saat masih berusia di bawah 20 tahun.

Catatan Mbappé berada di angka 20 kontribusi gol, sementara Yamal memulai pertandingan dengan jumlah yang sama.

Assist kepada Raphinha membuat Yamal langsung mengambil alih rekor tersebut.

Setelah mencetak satu gol dan memberikan assist tambahan kepada Gabriel Jesus, catatan Yamal semakin menjauh dari Mbappé.

Yang membuat pencapaian tersebut semakin menarik adalah usia Yamal yang baru 19 tahun. UEFA sebelumnya sudah mencatat berbagai rekor usia yang dimiliki sang winger, termasuk sebagai starter termuda dalam sejarah Liga Champions dan pemain termuda yang mampu mencetak sekaligus memberikan assist dalam satu pertandingan.

Yamal Semakin Dekat dengan Rekor Gol Mbappé

Selain rekor kontribusi gol, Yamal juga sedang mengejar catatan gol Mbappé.

Sebelum pertandingan melawan Feyenoord, Yamal memiliki 11 gol Liga Champions. Mbappé masih memegang rekor 13 gol di Liga Champions sebelum berusia 20 tahun.

Artinya, Yamal hanya membutuhkan dua gol untuk menyamai rekor tersebut dan tiga gol untuk mengambil alihnya sendirian.

Menariknya, Yamal masih memiliki banyak waktu sebelum meninggalkan kategori usia tersebut karena ia baru akan berusia 20 tahun pada Juli 2027.

Dengan performanya yang semakin konsisten, bukan tidak mungkin rekor gol tersebut juga segera berpindah tangan.

Barcelona Tampil Dominan Sejak Awal

Kemenangan atas Feyenoord memperlihatkan bahwa Barcelona datang ke Liga Champions musim ini dengan ambisi besar.

Sebelum pertandingan Eropa tersebut, Barcelona juga menjalani start luar biasa di LaLiga. Mereka meraih empat kemenangan dari empat pertandingan dan mencetak 17 gol dengan hanya dua kali kebobolan.

Kedatangan sejumlah pemain baru semakin membuat pilihan Hansi Flick di lini depan menjadi lebih beragam.

Anthony Gordon, Karim Adeyemi, Rodri, serta pemain-pemain lama seperti Pedri, Raphinha dan Yamal membuat Barcelona memiliki banyak opsi untuk menghadapi lawan.

Flick sendiri sebelumnya sudah menegaskan bahwa Barcelona masih bisa berkembang meskipun start musim mereka sangat meyakinkan.

Ambisi Yamal: Bawa Barcelona Juara Liga Champions

Performa Yamal juga tidak bisa dilepaskan dari ambisinya musim ini.

Beberapa hari sebelum pertandingan melawan Feyenoord, Yamal mengungkapkan bahwa memenangkan Liga Champions merupakan salah satu target terbesar Barcelona musim ini.

Pemain yang baru berusia 19 tahun itu bahkan sudah dipercaya menjadi salah satu wakil kapten Barcelona setelah mendapatkan kepercayaan dari rekan-rekannya.

Kepercayaan tersebut menunjukkan betapa besar peran Yamal di dalam skuad Barcelona.

Ia bukan lagi sekadar pemain muda berbakat yang diberi kesempatan bermain. Yamal kini menjadi salah satu pusat permainan sekaligus wajah utama proyek Barcelona.

Rekor Terus Berdatangan untuk Yamal

Dalam beberapa tahun terakhir, Yamal terus mengumpulkan rekor usia di Liga Champions.

UEFA mencatat dirinya sebagai pemain termuda yang mencapai sejumlah tonggak penampilan di kompetisi tersebut. Ia juga menjadi pemain termuda yang mencetak dan memberikan assist dalam satu pertandingan Liga Champions.

Kini, nama Mbappé kembali masuk ke dalam daftar pemain yang berhasil dilewati Yamal.

Persaingan keduanya juga menarik karena Mbappé masih menjadi salah satu penyerang terbaik dunia, sementara Yamal perlahan membangun statusnya sendiri sebagai superstar generasi berikutnya.

Pertandingan melawan Feyenoord menjadi bukti terbaru bahwa Yamal tidak hanya mengejar rekor, tetapi juga terus memberikan kontribusi nyata untuk Barcelona.

Barcelona Kirim Sinyal Keras di Eropa

Kemenangan 5-1 atas Feyenoord menjadi awal sempurna Barcelona di League Phase Liga Champions 2026/27.

Raphinha mencetak dua gol, Adeyemi ikut mencatatkan namanya di papan skor, Yamal menyumbang satu gol dan dua assist, sementara Gabriel Jesus melengkapi pesta gol tuan rumah.

Bagi Feyenoord, kekalahan tersebut menjadi malam yang sangat berat. Mereka tidak mampu mengimbangi tekanan Barcelona dan harus pulang dari Camp Nou dengan lima gol bersarang di gawang.

Sementara bagi Barcelona, kemenangan ini lebih dari sekadar tiga poin.

Blaugrana mengirim pesan bahwa mereka serius memburu trofi Liga Champions.

Dan di tengah ambisi tersebut, Lamine Yamal kembali membuktikan bahwa dirinya siap menjadi salah satu pemain utama Barcelona di panggung terbesar Eropa.

Rekor Mbappé sudah dilewati. Kini pertanyaannya tinggal satu: berapa jauh lagi Yamal akan terus menulis sejarah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *